KETUPAT KANDANGAN
JIka ingin mencoba membuat ketupat kandangan, kamu bisa melihat resep ketupat kandangan berikut ini.
Bahan-bahan
- Ikan asap
- 1 liter santan
Bahan Kuah:
- 10 butir bawang merah
- 10 siung bawang putih
- 10 butir kemiri
- 2 cabe merah kering
- 2 ruas lengkuas
- 2 ruas jahe
- 2 ruas kencur
- 2 ruas kunyit
- 1 batang serai, haluskan
- Secukupnya garam dan gula pasir
Bahan Ketupat:
- Beras non pulen
- Daun ketupat siap pakai
Bahan Sambal:
- 8 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 6 buah cabai merah
- 3 cabai keriting (opsional)
- 6 cabai rawit (opsional)
- 3 jeruk limau
- Secukupnya terasi, garam, gula pasir
- 1 sdk sayur kuah ketupat
Cara membuat:
- Sangrai kemiri terlebih dahulu hingga kecoklatan. Lalu haluskan bersama semua bahan kuah lainnya.
- Panaskan minyak, tumis bumbu
sampai berwarna cokelat dan wangi. Kemudian tambahkan serai, tumis
sebentar.
- Siapkan 1 kelapa parut, peras
dan ambil airnya. Tambahkan bumbu ke dalam kuah. Nyalakan api. Kemudian
tambahkan ikan asap. Aduk-aduk rata. Setelah matang, koreksi rasa.
- Untuk membuat ketupat. Cuci
beras dan tiriskan. Lalu isi beras 3/4 daun ketupat, lalu rebus hingga
matang. Tiriskan, gantung dan dinginkan.
- Untuk membuat sambal. Haluskan semua bahan sambal dan tambahkan perasan air jeruk. Kemudian tambahkan kuah ketupat.
Hidangkan ketupat, kuah, ikan dan sambal, beri taburan bawang goreng sebagai pelengkap.
Cita Rasa Khas Ketupat Kandangan
Kuahnya yang agak kental dengan rasa yang sangat khas gurih rempah menjadikan hidangan ini banyak disukai masyarakat, baik masyarakat lokal maupu wisatawan. Selain ikan gabus, ikan lain yang bisa dijadikan alternatif bahan pelengkap adalah ikan gurame dan ikan patin.
Sajian ini seolah menjadi simbol kedekatan masyarakat dengan sungai dan ikan di dalamnya. Seporsi ketupat kandangan biasanya dibanderol dengan harga Rp 18.000 hingga Rp25.000.
Meski disajikan dengan cara menyiramkan kuah ke ketupat, tak jarang ada pula yang lebih suka menyajikannya dengan cara dipisah. Meski ketupat kandangan merupakan hidangan berkuah, penduduk setempat memiliki kebiasaan unik dalam menikmati sajian ini.
Hal unik ini adalah cara menyantapnya yang tanpa menggunakan sendok. Mereka lebih suka menikmati kuliner Kalimantan Selatan ini dengan tangan secara langsung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar